Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Secara Online

Tgl .

Rabu, 7 April 2021 13:00 WIB

     Pada hari ini, Rabu 7 April 2021 pukul 13:00 sampai dengan selesai Pengadilan Negeri Blangpidie mengikuti kegiatan penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjamin Mutu Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum kepada 56 Pengadilan Negeri termasuk Pengadilan Negeri Blangpidie  dan Peresmian Command Center dan Peluncuran beberapa aplikasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua, Para Hakim serta seluruh pegawai Pengadilan Negeri Blangpidie melalui aplikasi zoom yang berada di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Blangpidie. Pada penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjamin Mutu dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Pengadilan Negeri Blangpidie memperoleh akreditasi "A" (Excellent). 

 

Bapak Zulkarnain, S.H.,M.H sebagai Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie menghadiri acara penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum yang berlokasi di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI - Jakarta Pusat 

 

      Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Muhammad Syarifuddin,S.H.,M.H menghadiri dan memberikan pembinaan pada kegiatan Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang diselenggarakan pada hari Rabu, 7 April 2021. 

     Ketua Mahkamah Agung mengapresiasi satuan kerja yang berhasil mendapat akreditasi A, dan meminta agar satuan kerja yang masih mendapat nilai B atau bahkan Disclaimer untuk segera meningkatkan kinerja pada satuan kerjanya masing-masing. Selain itu, beliau meminta pihak peradilan umum untuk menindaklanjuti laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan beberapa permasalahan, yaitu: Regulasi dan kebijakan yang mengatur mutasi belum memadai, Proses minutasi belum sesuai prosedur supervisi SIPP dan Prosedur pengajuan banding belum sesuai. 

 

 

 

Acara Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjamin Mutu melalui Video Confference 

     Beliau juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi pada mediator di pengadilan negeri yang berhasil meningkatkan kesuksesan mediasi para pihak berperkara, sehingga dapat menyelesaikan perkara yang menguntungkan kedua pihak. Dalam kesempatan ini, beliau juga meminta agar para aparat pengadilan aktif memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu kinerja. Beliau memberi contoh pelaksanaan surveillance akreditasi yang dapat dilaksanakan meski dalam kondisi pandemi, dengan menggunakan pertemuan secara daring (online).